8 kasus cybercrime

8 kasus cybercrime yang pernah terjadi

•Pencurian dan penggunaan account Internet milik orang lain.
Salah satu kesulitan dari sebuah ISP (Internet Service Provider) adalah adanya
account pelanggan mereka yang “dicuri” dan digunakan secara tidak sah. Berbeda
dengan pencurian yang dilakukan secara fisik, “pencurian” account cukup
menangkap “userid” dan “password” saja. Hanya informasi yang dicuri.
Sementara itu orang yang kecurian tidak merasakan hilangnya “benda” yang
dicuri. Pencurian baru terasa efeknya jika informasi ini digunakan oleh yang tidak
berhak.

Modusnya adalah agar pelaku bebas dari biaya dan akibat dari pencurian ini, korban dibebani biaya penggunaan acocunt
tersebut. Kasus ini banyak terjadi di ISP. Namun yang pernah diangkat adalah
penggunaan account curian oleh dua Warnet di Bandung.

Penyelesaian

Data seharusnya dilindungi dengan secara periodic mengganti password.

Computer-related betting (perjudian melalui komputer)

Perjudian melalui komputer merupakan perbuatan melakukan perjudian biasa

yang menggunakan komputer sebagai alat dalam operasinalisasinya.

Modusnya

Mengajak masyarakat secara sembunyi-sembunyi untuk melakukan perjudian.

Penyelesaianya situs-situs perjudian yang ada harus ditutup dan masyarakat pun harus membantu pemerintah memberantas kejahan didunia maya. Karena judi hanya menguntungkan pihak Bandar.
• Kejahatan yang berhubungan dengan nama domain.
Nama domain (domain name) digunakan untuk mengidentifikasi perusahaan dan
merek dagang. Namun banyak orang yang mencoba menarik keuntungan dengan
mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha
menjualnya dengan harga yang lebih mahal. Pekerjaan ini mirip dengan calo
karcis. Istilah yang sering digunakan adalah cybersquatting. Masalah lain adalah
menggunakan nama domain saingan perusahaan untuk merugikan perusahaan
lain. (Kasus: mustika-ratu.com) Kejahatan lain yang berhubungan dengan nama
domain adalah membuat “domain plesetan”, yaitu domain yang mirip dengan
nama domain orang lain. (Seperti kasus klikbca.com) Istilah yang digunakan saat
ini adalah typosquatting.

Modus dalam kasus ini adalah untuk mencemarkan nama baik dan juga kasus penipuan kepada public.

Penyelesaian: jika anda ingin membeli atau melakukan layanan online sebaiknya hati-hati terutama yang menyangkut data diri, sebaiknya jika anda ragu dalam pruduk atau jasa yang ditawarkan hubungi customer service perusahaan yang bersangkutan.

 

Kejahatan Kartu Kredit (Carding)

Kejahatan fraud sedang menjadi trend bagi beberapa kalangan pengguna jasa

internet. Channel #cc, #ccs, #cchome atau #cvv2 pada server-server IRC favorit,

seperti: DALnet, UnderNet dan Efnet banyak dikunjungi orang dari seluruh dunia

untuk mencari kartu-kartu kredit bajakan dengan harapan dapat digunakan sebagai alat

pembayaran ketika mereka berbelanja lewat Internet.

 

Modus Kejahatan Kartu Kredit (Carding) umumnya berupa :

1) Mendapatkan nomor kartu kredit (CC) dari tamu hotel.

2) Mendapatkan nomor kartu kredit melalui kegiatan chatting di Internet.

3) Melakukan pemesanan barang ke perusahaan di luar negeri dengan menggunakan

Jasa Internet.

4) Mengambil dan memanipulasi data di Internet.

5) Memberikan keterangan palsu, baik pada waktu pemesanan maupun pada saat

pengambilan barang di Jasa Pengiriman (kantor pos, UPS, Fedex, DHL, TNT, dsb.).

 

Penyelesaiannya adalah pihak atau perusahaan yang menawarkan pembayaran menggunakan kartu kredit lebih memprotek dan tidak sertamerta menyetujui begitu saja harus ada ferifikasi lebih lanjut kepada pelanggan.

Pornografi di dalam dunia maya

Pornografi juga termasuk kejahatan  yang menyerang moral yang dapat merusak moral anak bangsa. Kejahatan ini lebih berbahaya dari kejahatan-kejahan lainnya. Membuat anak-anak kecanduan akan pornografi. Situs-situs ini biasanya diselipkan di antara iklan-iklan berupa barang atau jasa. Sehingga tidak sulit untuk ditemukan oleh siapa saja.

Modus pornografi

1.      Biasanya ingin mencemarkan nama baik seseorang yang terkenal.

2.      Secara sengaja menjual jasa prostitusi melalui dunia maya untuk mendapatkan keuntungan lebih dan lebih mudah memasarkannya.

Penyelesaiannya

1.      Dampingi anak-anak ketika menggunakan  internet.

2.      Memblokir situs-situs pornografi pada pc di rumah maupun di warnet.

3.      Beri pengertian atau ajarkan sexeducation sejak dini kepada anak secara tepat.

Drug traffickers (peredaran narkoba);

Peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang juga merupakan suatu

perbuatan biasa yang disebabkan secara insidental melibatkan penggunaan komputer

dalam pelaksanaannya sehingga digolongkan pula sebagai cybercrime.

Modusnya

Menjual narkotika secara online menggunakan fasilitas chat sehingga sulit untuk para penegak hokum melacaknya.

Penyelesaiannya membekali anak-anak dengan pendidikan agama dan selalu beri perhatian kepada anak-anak dan biasanya anak-anak yang kurang kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya sering terjerumus ke lembah hitam tersebut.

Computer-related Extortion and Threats (pemerasan dan pengancaman

melalui komputer).

Pemerasan dan pengancaman melalui komputer merupakan perbuatan

pemerasan biasa yang menggunakan komputer sebagai alat dalam operasinalisasinya.

Modus

Untuk mendapatkan keuntungan karena biasanya diikuti dengan pencemaran nama baik atau data yang ada  jatuh ketangan orang yang tak bertanggung jawab.

Penyelesaiannya

Segera lapor kepihak yang berwajib buktikan bahwa data yang hilang benar-benar ada pada mereka, bisa jadi hanya pengancaman saja.

 

Misuse of devices (menyalahgunakan peralatan komputer),

Perbuatan Misuse of devices pada dasarnya bukanlah merupakan suatu

perbuatan yang berdiri sendiri, sebab biasanya perbuatan ini akan diikuti dengan

perbuatan melawan hukum lainnya.

 

Modusnya

1.      Untuk menyebarluaskan data yang tidak patut di liahat orang.

2.      Mencemarkan nama baik pemilik( jika peralatan computer di curi).

Penyelesaiannya

1.      Jangan sembarang percaya kepada orang lain.

2.      Pastikan perangkat computer ada dalam pengawasan anda.

3.      Jangan menyimpan hdata yang tidak patut di dalam computer.

4.      Back up data di cd dan menyimpannya secara tepat.

sumber:

azamul.files.wordpress.com/2007/…/thesis-cybercrime-di-indonesia.pdf

etika-profesi-cyber-ethic-contoh-kasus_files

Published in: on March 1, 2011 at 12:30 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://ririndisini.wordpress.com/2011/03/01/8-kasus-cybercrime/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: